Ahli Waris Personil Polres Langsa yang Gugur Saat Gerebek Illegal Fishing Terima Santunan Rp 338 Juta

Ahli Waris Personil Polres Langsa yang Gugur Saat Gerebek Illegal Fishing Terima Santunan Rp 338 Juta

BERITAKINI.CO, Langsa | Ahli waris personil Polair Polres Langsa, Brigadir Ahmad Sauki yang gugur dalam tugas pada 2016 lalu menerima santunan senilai Rp 338 juta lebih.

Santunan PT ASABRI (Persero) Lhokseumawe itu diserahkan langsung Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa, Kamis (17/5/2018) dan diterima ahli waris korban Os Ahmad Sauki.

Total nilai santunan tersebut meliputi Nilai Tunai Tabungan Asuransi (NTTA), Santunan Resiko Kematian Khusus (SRKK), dan bantuan beasiswa anak yang masih sekolah.

Dirincikan Kapolres, Santunan Resiko Kematian Khusus senilai Rp 275 juta, santunan beasiswa Rp 30 juta, dan nilai tunai tabungan asuransi Rp 33,8 juga.

"Ahli waris juga menerima jaminan pensiun yang akan diterima setiap bulannya," jelas Yudha Prakasa.

Kapolres sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada ASABRI yang telah membantu memberikan santunan kepada personil kepolisian yang meninggal dunia dalam bertugas.

"Musibah ini tidak ada yang menginginkan, namun kehadiran ASABRI sangat bermanfaat," ucapnya.

Seperti diketahui, Brigadir Ahmad Sauki meninggal saat sedang bertugas dalam penggerebekan illegal fishing (pencurian ikan) oleh nelayan asing di kawasan laut Selat Malaka atau sekitar 40 mil dari Pelabuhan Kuala Langsa.

Saat itu tim Polair Polres Langsa dan Polair Mabes Polri termasuk di dalamnya Brigadir Ahmad Sauki, melakukan penggerebekan kapal motor (KP) asing Nomor Lambung PKFB992, namun naas korban terjatuh ke laut dan ditemukan tidak bernyawa.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...