Aceh Singkil Tertinggal karena Minim Infrastruktur

Aceh Singkil Tertinggal karena Minim Infrastruktur

BERITAKINI.CO, Singkil | Lambannya pembangunan infrastruktur di Aceh Singkil menjadikan kabupaten ini tertinggal jauh ketimbang daerah lain di Indonesia khususnya di Aceh.

Demikian dikatakan anggota DPR RI, H Irmawan, Kamis (11/10/2018) saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Singkil.

"Kalau daerah termiskin bukan, tapi kalau tertinggal benar. Ini karena kurangnya sarana infrastruktur dan sarana transportasi,” ujar Irmawan.

Status daerah tertinggal bagi Aceh Singkil juga ditetapkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 131 Tahun 2015 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019, yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 4 November 2015.

Jika pembangunan infrastruktur dan sarana transportasi sudah memadai, kata dia, status sebagai daerah tertinggal dapat dilepas dari Kabupaten Aceh Singkil.

"InsyaAllah status Aceh Singkil daerah tertinggal bisa dilepaskan kalau itu sudah memadai," ungkap politisi PKB ini.

Kata dia, komisi V dan kementrian terkait akan berupaya menganggarkan APBN untuk pembangunan infrastruktur dan transportasi ke Aceh Singkil.

“Mudah – mudahan atas kunjungan pihak kami ke Aceh Singkil, menghadirkan banyak mitra dari kementerian dan Dirjen pemerintahan pusat, ada manfaatnya,” tuturnya.

Kunjungan kerja Komisi V DPR RI dihadiri oleh Irmawan (PKB); Drh Jhoni Allen Marbun (Demokrat); K H Muh Unais Ali Hisyam (PKB); dan Sahat Silaban (NasDem).

Mereka meninjau sejumlah proyek di Aceh Singkil diantaranya pelabuhan Singkil, jembatan penghubung Kilangan dan beberapa proyek lainnya.

Tinjauan itu didampingi Bupati Aceh Singkil Dulmusrid dan wakilnya Sazali, Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda SIK, Dandim 0109 Singkil Letkol Inf Syaifuddin S Ag, Sekda Aceh Singkil Drs Azmi, dan pihak dari kementerian terkait, serta SKPK. | IDRUS

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...