9 Warga Jadi Tersangka Pembakaran Polsek Bendahara

Oleh ,
9 Warga Jadi Tersangka Pembakaran Polsek Bendahara

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Kepolisian Resort (Polres) Aceh Tamiang menetapkan 9 orang sebagai tersangka pembakaran Mapolsek Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang yang terjadi pada Selasa (23/10/2018) lalu.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian dikonfirmasi BERITAKINI.CO mengatakan, 9 orang yang ditetapkan sebagai tersangka itu, merupakan warga Kecamatan Bendahara.

Baca: Tahanan Tewas di Polsek Bendahara, LPSK Tawarkan Bantuan Perlindungan untuk Saksi dan Keluarga

"Ada 9 orang yang sudah kita tingkatkan ke penyidikan. Mereka telah kita tahan," kata Zulhir, Rabu (7/11/2018).

Adapun ke 9 orang yang ditetapkan tersangka tersebut berinisial, JI (38), IN (35), RI (30), IN (35), SL (46), ZI (32), MD (26), AN (38), dan SL (46).

"Peran masing-masing tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan dan identifikasi video kita bagi dalam tiga kategori, yaitu pelaku perusakan, pembakaran, dan kategori perusakan dan pembakaran," jelasnya.

Benarkah ada dugaan keterlibatan anggota keluarga Mahyar (tahanan narkoba yang tewas atas dugaan penganiayaan anggota Polsek)?

Kapolres mengatakan, tindakan perusakan pada aksi unjuk rasa di Mapolsek Bendahara itu merupakan aksi spontanitas.

"Saya tidak tahu kalau itu, kita tidak mengarah ke sana. Jadi itu perbuatanya bersifat spontan saja. Kan pada saat itu terjadi unjuk rasa. Dalangnya juga tidak ada, itu spontanitas," tegas Zulhir.

Terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Polsek dan Kapolsek Bendahara Ipda Iwan Wahyudi, hingga kini masih dalam pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Propam Polda Aceh.

"Anggotanya ada 6 orang. Untuk proses pemeriksaan anggota itu saat ini ditangani oleh Ditreskrimum Polda Aceh dan Propam Polda Aceh. Mereka diperiksa di Polda Aceh," pungkas Zulhir.

Seperti diketahui, aksi pembakaran Mapolsek Bendahara yang dilakukan oleh warga merupakan buntut dari kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anggota Polsek Bendahara terhadap seorang tahanan kasus narkoba bernama Mahyar.

Warga tidak terima perlakukan anggota Polsek yang menyebabkan Mahyar meninggal dunia setelah ditahan di Mapolsek tersebut. | MAG 002

Rubrik

Komentar

Loading...