7.557 Warga Banda Aceh Belum Punya e-KTP, Disdukcapil Jemput Bola

7.557 Warga Banda Aceh Belum Punya e-KTP, Disdukcapil Jemput Bola

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh menyebutkan masih ada sekitar 7.557 warga Kota Banda Aceh belum melakukan perekaman untuk pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

“Sebagian besar adalah mereka pemegang KTP pemula yang memasuki usia 17 sampai dengan 23 tahun,” kata Kadisdukcapil Kota Banda Aceh, Emila Sovayana, Kamis (7/2/2019).

Berdasarkan data pada 31 Desember 2018, jumlah penduduk Kota Banda Aceh tercatat 244.686 jiwa. Rinciannya penduduk laki-laki sebanyak 123.780 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 120.906 jiwa. Dari jumlah itu, penduduk yang telah wajib memiliki KTP sebanyak 165.437 jiwa.

“Sekarang yang sudah melakukan perekaman sebanyak 157.664 jiwa dan yang belum melakukan perekaman sebanyak 7.557 jiwa," kata Emila.

Untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan, kata Emilia, Pemerintah Kota Banda Aceh sudah menerapkan sejumlah kebijakan. Diantaranya melakukan nomor antrian berbasis online, pencatatan akta kelahiran secara online, pencataatan akta kematian secara online.

Selain itu, Disdukcapil juga membuat program pelayanan langsung jadi (Pelangi) desa-desa, serta masyarakat uzur di kampung dan panti jompo di Banda Aceh.

Kata dia, hal ini dilakukan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan dalam rangka percepatan kepemilikan dokumen kependudukan (perekaman KTP Elektronik dan pembuatan akta kelahiran serta akta kematian).

“Kita terus melakukan berbagai upaya demi pelayanan terbaik kepada warga kota. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada warga kota di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, Disdukcapil siap melakukan jemput bola.

Emila mengakui, dibalik inovasi yang dilahirkan, ada sejumlah kendala yang dihadapi diantaranya masih adanya masyarakat yang memiliki NIK ganda, blangko KTP el diadakan dari pusat, penghapusan data duplicate record masih bergantung di server pusat dan belum adanya ruang arsip yang reprensentatif.(ADV)

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...