630 Warga Sipil Suriah Tewas dalam Perang Lawan ISIS 6 Bulan Terakhir

630 Warga Sipil Suriah Tewas dalam Perang Lawan ISIS 6 Bulan Terakhir
Foto: Luthfy Syahban

BERITAKINI.CO | Lebih dari 630 warga sipil di Suriah dilaporkan tewas selama enam bulan terakhir saat berlangsungnya operasi memerangi kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Operasi tersebut berakhir pada Sabtu (23/3) waktu setempat dengan kekalahan kelompok teroris itu oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat.

Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (25/3/2019), warga sipil yang tewas tersebut termasuk 209 anak-anak dan 157 perempuan. Di antara mereka termasuk kerabat keluarga para militan ISIS.

Pasukan SDF yang dipimpin milisi Kurdi melancarkan serangan-serangan terhadap benteng-benteng terakhir ISIS di wilayah Lembah Efrat pada 10 September 2018 lalu.

Satu per satu kota yang diduduki ISIS berhasil direbut kembali oleh SDF sebelum akhirnya SDF mengumumkan kemenangan melawan ISIS di desa Baghouz pada Sabtu (23/3) waktu setempat.

Menurut kelompok Syrian Observatory for Human Rights, peperangan melawan ISIS selama enam bulan terakhir tersebut telah menewaskan lebih dari 750 orang petempur SDF dan sekitar 1.600 militan ISIS.

Sebelumnya pada Sabtu (23/3) waktu setempat, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung Amerika Serikat menyatakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) telah dikalahkan total.

Pengumuman ini disampaikan setelah wilayah Baghouz yang menjadi markas terakhir ISIS di Suriah berhasil direbut kembali sepenuhnya oleh SDF.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Sabtu (23/3/2019), SDF yang terus bertempur melawan ISIS di Suriah dalam beberapa tahun terakhir menyatakan militan-militan ISIS yang masih tersisa telah diusir dari markas terakhirnya.

"Pasukan Demokratik Suriah menyatakan pembersihan total atas hal yang disebut kekhalifahan dan 100 persen kekalahan teritorial ISIS," tegas juru bicara SDF, Mustefa Bali, dalam pernyataannya.

"Baghouz telah dibebaskan. Kemenangan militer terhadap Daesh (nama lain ISIS) telah tercapai," imbuhnya melalui pernyataan yang disampaikan lewat Twitter.

Baghouz merupakan sebuah desa kecil di dekat Sungai Eufrat yang menjadi lokasi terakhir yang diduduki militan-militan ISIS yang tersisa di Suriah.

Para petempur SDF yang terdiri dari aliansi Kurdi dan Arab Suriah berbeda dengan tentara rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad mengibarkan bendera kuning mereka di Baghouz pada Sabtu (23/3) pagi waktu setempat, untuk menandai kemenangan atas ISIS.

Diketahui bahwa pertempuran sengit melawan sisa-sisa militan ISIS di Baghouz, dekat perbatasan Irak, berlangsung beberapa pekan terakhir. Kekhalifahan ISIS didirikan di wilayah tersebut sejak lima tahun lalu.

Observatory menyatakan, angka tersebut berasal dari jaringan sumber-sumbernya di wilayah Suriah.

Rubrik
Sumber
Detik.com

Komentar

Loading...