51 TKA Tiongkok yang 'Diusir' Pemerintah Aceh Kembali Bekerja, Produksi Semen PT LCI Sudah Lancar

51 TKA Tiongkok yang 'Diusir' Pemerintah Aceh Kembali Bekerja, Produksi Semen PT LCI Sudah Lancar

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Produksi semen PT Lafarge Cement Indonesia (PT LCI) Lhoknga kembali lancar setelah sejak beberapa pekan terkahir macet menyusul dipulangkannya 51 Tenaga Kerja Asing (TKA) Tiongkok yang merupakan karyawan PT Shandong Licun Power Plant Technology Co.Ltd, rekanan PT LCI.

Belakangan, semua TKA itu sudah kembali aktif bekerja sehingga produksi PT LCI juga kembali lancar.

Corporate Communication PT LCI, Faraby Azwany yang dikonfirmasi mengatakan, perusahaan itu telah kembali beroperasi seperti sedia kala dan saat ini proses distribusi sedang berjalan.

Faraby meyakini, dalam beberapa hari ke depan, semen sudah kembali tersedia di pasar.

"Produksi sudah dimulai sejak Senin lalu secara bertahap," kata Faraby, Kamis (7/2/2019).

Seperti diketahui, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Aceh sebelumnya telah mengeluarkan sebanyak 51 TKA Tiongkok karena diketahui tidak memiliki dokumen lengkap.

Baca: 51 TKA Tiongkok Dikeluarkan dari Aceh, PT LCI Terhenti Berproduksi

Juru Bicara Pemerintah Aceh Wiratmadinata bahkan mengatakan terdapat satu di antara TKA itu berstatus ilegal.

Baca: 51 TKA asal Tiongkok Dikeluarkan dari Wilayah Aceh

Sementara, kata Faraby, saat ini semua TKA tersebut telah memperbaiki dokumen perizinannya.

"Visa kerjanya memang sudah ada. Tapi yang saya pahami, peruntukan visa kerja itu yang agak keliru. Seharusnya untuk service dan operasi, tapi di situ tertulis untuk konstruksi. Sudah diperbaiki, dan sudah disetujui oleh Disnaker Aceh," katanya.

Rubrik
Iklan Sabang Merine

Komentar

Loading...