5 Tes yang Harus Dilalui Calon Istri Tentara, Di Luar Ngurus Berkas Sebelum Upacara Pedang Pora!

5 Tes yang Harus Dilalui Calon Istri Tentara, Di Luar Ngurus Berkas Sebelum Upacara Pedang Pora!
www.genmuda.com

BERITAKINI.CO | Punya pasangan pria berseragam memang jadi impian banyak perempuan. Mereka tampak gagah dan maskulin dalam balutan baju kesatuan masing-masing.

Tapi ternyata, buat jadi istri pria berseragam khususnya tentara itu bukan perkara mudah. Dikutip dari Intisari, ada 16 berkas yang harus diurus sebelum akhirnya bisa resmi diikat dalam status pernikahan.
Bukan itu saja , ada serangkaian tes yang secara umum harus dilalui sampai nanti bisa mengajukan pernikahan ke instansi terkait untuk pencatatan pernikahan secara sipil. Tes itu nggak mudah lo. Calon istri tentara harus benar-benar sehat secara mental dan fisik!

1. Calon istri tentara harus paham soal pendidikan dan kewarganegaraan sehingga wajib melalui pemeriksaan penelitian khusus alias litsus

Tentara kan mengabdi untuk negara Indonesia, maka dari itu istrinya juga harus punya wawasan soal negara. Calon istri tentara wajib paham mengenai pendidikan dan juga kewarganegaraan yang diuji dalam pemeriksaan penelitian khusus alias litsus.

Selain itu, calon istri juga akan dilihat pandangannya mengenai organisasi yang nggak sejalan dengan Republik Indonesia seperti mengenai Partai Komunis Indonesia (PKI).

2. Pasangan harus sehat sehingga pemeriksaan kesehatan diwajibkan buat tentara dan juga calon istrinya. Bagi calon istri, tes keperawanan termasuk di sini

Tes kesehatan sebelum menikah nggak cuma berlaku buat calon istri tentara aja tapi tentaranya juga harus melaluinya. Mereka melakukan tes urin, jantung, cek darah, rontgen dada, dan sebagainya.

Nah, yang jadi kontroversi adalah soal tes keperawanan nih buat calon istri tentara. Menurut Intisari, keperawanan biasanya ditanyakan ke calon istri tapi dengan modal percaya, ada juga yang melakukan pengujian.

3. Nggak hanya fisik aja yang sehat, mental pun juga. Pasangan harus melalui pembinaan mental alias bintal. Mirip seperti konseling pranikah deh

Menikah bukan hal yang gampang, perlu kesiapan mental dari kedua calon mempelai untuk mengarungi kehidupan berdua. Kesatuan tentara juga punya pembinaan mental yang disebut dengan Disbintal TNI.
Kedua calon mempelai harus menghadap kesana untuk mendapatkan pembinaan mental. Mereka akan diminta menjawab soal kepribadian masing-masing serta diuji pengetahuan agamanya lo. Mirip seperti konseling pranikah.

4. Selanjutnya, keduanya harus menghadap ke pejabat kesatuan tentara. Salah satu yang dilakukan adalah melaporkan persyaratan administrasinya

Setelah semua dilewati dan persyaratan administrasi lengkap, calon mempelai harus menghadap ke pejabat kesatuan institusi tempat calon suami bekerja. Syarat-syarat administrasi dilaporkan kepada pejabat kesatuannya untuk mendapat surat izin menikah.

Saat menghadap dan mengurus berkas, calon istri sudah harus menggunakan seragam Persatuan Istri Tentara (Persit) beserta kelengkapan lainnya tanpa menggunakan pin Persit. Cara bicara juga harus sopan sesuai tata aturan di kesatuan.

5. Kalau semuanya sudah lengkap, maka pernikahan baru bisa diajukan untuk dilakukan melalui pencatatan sipil dan tinggal menunggu waktu pernikahannya deh

Setelah semua berkas lengkap dan surat izin menikah ada, maka pasangan bisa mengajukan pernikahannya ke pencatatan sipil. Kalau yang beragama Islam maksudnya diajukan ke Kantor Urusan Agama (KUA). Waktu pernikahan juga bisa ditentukan setelah semua berkasnya lengkap ya.

Serangkaian tes itu butuh waktu buat mempersiapkan dan juga melakukannya. Jadi, kalau mau jadi istri tentara sebaiknya persiapkan sejak jauh-jauh hari. Nggak heran sih tesnya berat, kan mendampingi suami yang merupakan tentara juga nggak gampang. Mereka adalah garis depan pertahanan Indonesia.

Dirinya benar-benar diabdikan untuk negara. Menikah dengan tentara artinya juga menikahi semua aturan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Makanya istri harus kuat secara mental, spiritual, dan juga fisik.

Rubrik
Sumber
hipwee.com

Komentar

Loading...