5 Bunga Lokal ini Bisa Dijadikan Hidangan Enak Lho

5 Bunga Lokal ini Bisa Dijadikan Hidangan Enak Lho
pixabay/DEZALB

BERITAKINI.CO | Bunga tidak hanya digunakan sebagai hiasan semata, karena ada lho guys bunga yang aman dan enak untuk dimakan. Berikut ini adalah bunga lokal yang aman untuk dimakan dan dapat diolah menjadi masakan lezat.

Penasaran? Yuk simak bunga lokal yang dapat dijadikan masakan.

1. Bunga pisang

Bunga pisang atau ontong dalam bahasa Jawa, adalah bunga dari buah pisang, bunga pisang tersusun rapi di dalam susunan daun tandan berlapis yang berbentuk menyerupai jantung, itu sebabnya bunga pisang juga dikenal dengan sebutan jantung pisang.

Bunga pisang memang tidak se-populer buah pisang, oleh karena itu tidak banyak yang tahu bunga ini dapat dimakan. Bunga pisang beserta daun tandan yang muda dapat diolah menjadi masakan seperti lodeh, sayur kuah santan atau tumisan. Lebih sedap lagi jika diberi tambahan teri dan dimasak pedas. Lezat!

Mengolah ontong memang butuh waktu, tetapi tidak rumit. Pertama, siapkan air mendidih di atas kompor. Kedua, buang daun tandan yang berwarna merah hingga sampai pada daun tandan berwarna putih. Ketiga, belah ontong menjadi dua bagian kemudian belah lagi menjadi empat bagian, lalu potong sesuai selera dan masukkan ke dalam air mendidih, aduk rata dan pastikan ontong tenggelam di dalam air mendidih.

Perlahan air rebusan akan berubah warna menjadi hitam, itulah getahnya. Singkirkan air, cuci ontong hingga bersih dan kemudian tiriskan, ontong siap diolah menjadi masakan.

Selain lodeh dan tumisan, bunga pisang juga kerap dijadikan pelengkap hidangan tekwan dan timlo. 'Sedap malam' yang digunakan sebagai pelengkap tekwan dan timlo berasal dari bunga pisang yang dikeringkan. Jadi, bukan dari bunga sedap malam ya guys! Melainkan bunga pisang yang dikeringkan. Cara penggunaannya pun mudah, cukup rendam dengan air lalu sedap malam siap diolah.

Tidak hanya lezat, bunga pisang juga memiliki manfaat antara lain dipercaya dapat menangkal radikal bebas serta mengandung zat besi dan vitamin. Oleh karena itu bunga pisang cocok dijadikan alternatif bahan pangan yang menyehatkan.

Sudah pernah coba?

2. Bunga pepaya

Bunga pepaya berasal dari pohon pepaya, biasanya dari jenis pepaya gantung. Pohon pepaya jenis ini jarang berbuah tetapi banyak berbunga.

Bunga pepaya dapat dimasak menjadi tumisan yang sedap. Tumisan bunga pepaya dapat campur dengan berbagai variasi bahan seperti udang, teri, cumi, tahu dan lainnya. Tumis bunga pepaya nikmat juga dimasak pedas lho!

Rasa tumisan bunga pepaya enak dan sedikit ada rasa pahit, tetapi rasa pahitnya tidak sekuat daun pepaya. Sedikit rasa pahit pada bunga pepaya justru membuat tumisan semakin lezat.

Cobain deh!

3. Bunga turi

Bunga turi atau disebut juga kembang turi (sesbania grandiflora) adalah salah satu dari sekian banyak bunga yang dapat dimakan. Kembang turi yang lazim dimakan biasanya berwarna putih, bukan yang merah. Jadi, jangan keliru ya guys!

Kembang turi dapat diolah menjadi tumisan, sayur kuah santan atau direbus sebagai sayuran pelengkap urap atau pecel. Cara memasak kembang turi cukup mudah, bersihkan kembang turi dengan menyiangi putik dan serbuk sari yang ada di tengah, hal ini penting dilakukan agar bunga tidak pahit ketika dimasak. Setelah itu cuci bersih dan bunga siap diolah.

Masakan dari kembang turi adalah langka, mengingat tidak setiap hari kembang turi dijual di pasar dan pohon turi saat ini pun jarang ditemui. Jika kamu menemukan kembang turi, jangan ragu untuk mencoba masakan dari bunga ini. Tumisan kembang turi dapat divariasi dengan menambahkan udang, teri, kulit melinjo atau bahan lainnya sesuai selera.

Sedap!

4. Kecombrang

Kecombrang (etlingera elatior) di Indonesia memiliki banyak nama seperti honje, combrang atau kincung. Dalam bahasa Inggris disebut torch ginger dan di Jepang kecombrang disebut myoga.

Kecombrang, bunga beraroma rempah yang segar ini kerap digunakan sebagai bahan masakan. Kecombrang dapat digunakan sebagai sayuran rebus pada pecel dan urap, selain itu dapat pula diolah menjadi tumisan atau sambal.

Mengolahnya simpel, cukup pisahkan kecombrang dari batangnya, cuci bersih lalu potong atau cincang sesuai kebutuhan dan kemudian dimasak sesuai selera.

Tidak hanya sedap dibuat masakan, ternyata batang, rimpang, bunga dan daun kecombrang mengandung flavonoid, yaitu salah satu senyawa antioksidan yang dapat menangkal kerusakan sel di dalam tubuh.

Selain antioksisan, kecombrang juga dikenal sebagai tanaman antikanker dan antibakteri. Disebut antikanker karena mampu memperlambat kerusakan yang diakibatkan oleh pertumbuhan sel kanker dan antibakteri karena kecombrang mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, Basillus cereus, Listeria monocytogenes dan Euscheria coli.

Siapa suka kecombrang?

5. Bunga telang

Bunga telang (Clitoria ternatea) tumbuh subur di kawasan tropis dan banyak ditemukan di Asia Tenggara. Bunga telang atau kembang telang berwarna biru keunguan, sering digunakan sebagai pewarna alami pada pembuatan makanan dan minuman.

Kembang telang dapat dijadikan pewarna pada jenis makanan seperti klepon, cenil, kue ku, ketan kukus, wajik dan lainnya. Seru kan guys, kue ku tidak melulu berwarna merah tetapi juga biru.

Selain sebagai pewarna alami, kembang telang juga dapat dijadikan teh. Caranya mudah, hanya dengan menyeduh mahkota bunga dengan air panas terlebih dahulu.

Teh kembang telang dipercaya dapat melancarkan sistem pencernaan dan juga menenangkan pikiran.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba masakan bunga di atas? Jika kamu menemukan bahan-bahan tersebut jangan ragu untuk mencobanya ya. Rasanya enak dan menyehatkan, selain itu dapat dijadikan alternatif bahan pangan.

Rubrik
Sumber
idntimes.com

Komentar

Loading...