22 Nelayan Aceh Timur yang Ditangkap Otoritas Myanmar Segera Dipulangkan

Oleh ,
22 Nelayan Aceh Timur yang Ditangkap Otoritas Myanmar Segera Dipulangkan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Sebanyak 22 dari 23 nelayan asal Idi Rayeuk, Aceh Timur yang ditangkap oleh Angkatan Laut Myanmar pada 6 Februari 2019 lalu segera dipulangkan.

Mereka diperkirakan akan tiba di Aceh melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar pada 15 April 2019 mendatang.

Baca: 23 Nelayan Aceh Timur Kembali Ditangkap di Myanmar

"Dalam waktu dekat akan dipulangkan," kata Wakil Sekretaris Jenderal Panglima Laot Aceh T Miftachuddin Cut Adek, Kamis (11/4/2019).

Dari 22 nelayan itu, kata dia, otoritas setempat hanya membebaskan 22 nelayan. Sementara nahkoda kapal ditahan karena dianggap bertanggungjawab.

Miftach mengatakan, Panglima Laot Aceh saat ini tengah berupaya melobi pemerintah agar mengadvokasi nelayan Aceh yang masih terjerat hukum di sana. Termasuk juga nelayan asal Aceh yang ditahan di beberapa negara tetangga.

Diketahui, 23 nelayan Aceh Timur itu berlayar dengan kapal KM Troya dari wilayah laut Kabupaten Aceh Timur pada 29 Januari lalu. Mereka ditangkap di wilayah laut Myanmar dekat Pulau Zardatgyi, Kotapraja Kawthoung, Wilayah Taninthayi, Myanmar, pada 6 Februari 2019.

KM Troya dicegat kapal Angkatan Laut (558) pimpinan Mayor Pyae Sone Aung yang saat itu sedang berpatroli. Nakhoda dan anak buah kapal kapal KM Troya diserahkan ke Departemen Perikanan Distrik Kawthoung, Myanmar, sementara kapal mereka dilabuhkan di dermaga setempat.

Berikut nama 22 nelayan yang akan dipulangkan:

 

Rubrik

Komentar

Loading...