13 Gampong Banjir Akibat Krueng Keureuto Meluap

13 Gampong Banjir Akibat Krueng Keureuto Meluap
Istimewa

BERITAKINI.CO, Lhoksukon - Sejumlah desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, terendam banjir pada Kamis (17/5/2018). Diduga genangan air tersebut dampak meluapnya Krueng (sungai) Keureuto

"Saat ini debit air sedang naik, bahkan akses jalan menuju Desa lawang dan Desa Alue Tho sudah tidak bisa dilalui lagi, baik kendaraan roda 2, maupun roda 4," ujar Kapolsek Matangkuli, Iptu Sudia Karya, kepada BERITAKINI.co, Kamis siang.

Dia mengatakan setidaknya ada 10 gampong yang terendam banjir, yaitu Alue Entok, Tumpok Barat, Hagu, Alue Tho, Ceubrek Pirak, Lawang, Tanjung Haji Muda, Siren, Meuria dan Gampong Parang Sikureung.

Warga terpaksa memindahkan barang-barang peralatan rumah tangga dan hewan ternaknya ke tempat tinggi.

"Ketinggian air rata-rata mencapai 40 - 60 centimeter. Namun, di Gampong Lawang dan Gampong Alue Tho, ketinggian air mencapai 1 meter," kata Sudia Karya.

Meskipun demikian, kata kapolsek, warga masih bertahan di rumah masing-masing.

Selain di Kecamatan Matang Kuli, banjir juga menggenangi 3 gampong di Kecamatan Tanah Luas, yaitu Gampong Serba Jaman Baro, Tanjong Mesjid dan Gampong Menasah Blang.

"Air menggenangi 3 gampong tersebut dengan ketinggian air sekira 20 centimeter sampai 40 centimeter," kata Kapolsek Tanah Luas, AKP Nurmansyah.

Kapolsek mengatakan air juga menggenangi kurang lebih 100 hektar sawah di kawasan tersebut. Padahal, warga sudah menanam padi dengan usia tanam 25-30 hari.

"Debit air belum ada perubahan dan untuk air tersebut, berasal dari Luapan Sungai Krueng Kereuto," kata Kapolsek.

Penulis
Rubrik

Komentar

Loading...